Download Kumpulan Lagu hindia

Album hindia

    Artis:
    Notice: Undefined variable: artist in /home/admin/web/webndewo.com/public_html/contents/themesDb/viomagz2/artist.php on line 71
    Judul:
    Notice: Undefined variable: track in /home/admin/web/webndewo.com/public_html/contents/themesDb/viomagz2/artist.php on line 72
    Album:
    Notice: Undefined variable: album in /home/admin/web/webndewo.com/public_html/contents/themesDb/viomagz2/artist.php on line 73
    Genre:
    Notice: Undefined variable: genre in /home/admin/web/webndewo.com/public_html/contents/themesDb/viomagz2/artist.php on line 74
    Ukuran:
    Notice: Undefined variable: size in /home/admin/web/webndewo.com/public_html/contents/themesDb/viomagz2/artist.php on line 75
    MB

Hindia Belum Tidur (feat. Sal Priadi)

Hindia Belum Tidur (feat. Sal Priadi)
semua yang sirna 'kan kembali
semua yang sirna' kan terganti
dan ku bertanya, untuk apa?
angan yang belum dijawab juga

amin paling serius (detik jam)
simpul jari yang erat (sang gerilyawan)
doa semakin berat (berdentang mengingatkan)
rasakanlah (ciri pikiran)
semua perasaanmu (khas pagi buta menyerang aku)
malam ini (yang tegang)
milikmu sendiri (terus-terusan)

melayang dan masuk dalam tubuhmu (merebahlah sedikit badanmu katamu yang memahamiku)
kami sabar (maunya juga menepi tapi banyak tapi banyak yang)
menunggu nyawamu kembali (belum rapi, ya meski masih berantakan)
dan tidurlah dengan kecepatanmu (juga karya seni)
saat siap menutup hari

(belum tidur, bukan lembur)
dunia berhenti pukul tiga pagi (belum tidur, bukan lembur, bukan menunggu)
(kejutan)
(selamat dan panjang umur)
(selamat dan panjang umur)
menghentikan waktu di kamar ini (selamat dan panjang umur)
(selamat dan panjang umur)
(selamat dan panjang umur)

(sibuk mencerna riuh bukan di telinga)
kau yang tahu tenggat diri sendiri (ku sehat raga)
(lantas berisik di kepala)
kau yang tahu racun diri sendiri (datangnya dari mana?)

dunia berhenti pukul tiga pagi (datangnya dari mana?)
(datangnya dari mana?)
menghentikan waktu di kamar ini

(canggih tubuh ‘kan mampu sembuhkan lukanya sendi)
kau yang tahu tenggat diri sendiri (canggih tubuh ‘kan mampu sembuhkan lukanya sendiri)
kau yang tahu racun diri sendiri

Hindia Jam Makan Siang Feat. Matter Mos

Hindia Jam Makan Siang Feat. Matter Mos
kita manusia, mahluk mulia
kita butuh uang untuk gali liang
tentang angan anganku
di jam makan siang
saat semua orang berjuang
di ladang yg gersang
terus merasa kurang
haus yg mengiang
siapa yg menang???

sosial media jual beli surga
tak ada prospeknya tak ada uangnya
tanah yg melangit bumi yg sakit
cukup dirimu yg tau jalannya

boleh berkarya asal hobi saja
cita cita cinta dipatah keluarga
ketika norma peradatan terpilih sebagai alasan
semua berkata, mimpi sewajarnya
tentang angan anganku
di jam makan siang
saat semua orang berjuang
di ladang yg gersang
terus merasa kurang
haus yg mengiang
siapa yg menang???

ku di antara gemuruh ragu yg menggetarkan jiwa
seorang manusia yg sedang memimpikan mimpinya
di atas awan yg menderu melamun
dia belum merasa saatnya terbangun
sedang berlayar tinggi-tingginya
disini tempatku berlabuh, jalan yg kutempuh dari dulu
satu-satunya yg ku tau
(aku) cuma bisa jadi (aku)
hidup tak semudah membalik telapak tangan
tak ada jalan singkat tuk menuai yg kau tanam
sedari yg kau cari itu butuh dirancang
kecuali dietmu hanya makanan instan

tentang angan anganku
di jam makan siang
saat semua orang berjuang
di ladang yg gersang
terus merasa kurang
haus yg mengiang
siapa yg menang???

kita manusia, mahluk mulia
kita butuh uang untuk gali liang

kita manusia, mahluk mulia
kita butuh uang untuk gali liang

Hindia Secukupnya

Hindia Secukupnya
kapan terakhir kali kamu dapat tertidur tenang?
(tenang)
tak perlu memikirkan tentang apa yang akan datang
diesok hari tubuh yg berpatah hati
bergantung pada gaji
berlomba jadi asri
mengais validasi
dan akupun hadir seakan paling mahir
menenangkan dirimu yang merasa terpinggirkan dunia
tak pernah hadir kita semua gagal
angkat minumanmu
bersedih bersama-sama
(a aaa a aaa)
sia sia
(pada akhirnya)
putus asa
(terekam pedih semua)
masalahnya
(lebih dari yang)
secukupnya

rekam gambar dirimu yang terabadikan bertahun silam
putra putri sakit hati
ayah ibu sendiri
komitmen lama mati
hubungan yang menyepi
wisata masa lalu kau hanya merindu
mencari pelarian
dari pengabdian
yang terbakar sirna
mengapur berdebu kita semua gagal
ambil sedikit tissue
bersedihlah secukupnya
(aaa...)
secukupnya
(kan masih ada)
penggantinya
(belum waktunya kau bisa)
menjawabnya
(aaa...)
secukupnya

semua yang sirna
kan kembali lagi
semua yang sirna
kan nanti berganti

Hindia Evaluasi

Hindia Evaluasi
yang tak bisa terobati
biarlah
mengering sendiri
menghias tubuh dan
yang mengevaluasi
ragamu
hanya kau sendiri
mereka tak mampu
melewati yang telah kau lewati
tiap berganti hari
rintangan yang kau hadapi

masalah yang mengeruh
perasaan yang rapuh
ini belum separuhnya
biasa saja
kamu tak apa

yang selalu ingin ambil peran
hanya berlomba menjadi lebih
sedih dari dirimu

muak dikesampingkan
disamakan
hatimu terluka sempurna

masalah yang mengeruh
perasaan yang rapuh
ini belum separuhnya
biasa saja
kamu tak apa

perjalanan yang jauh
kau bangun untuk bertaruh
hari belum selesai
biasa saja
kamu tak apa

bilas muka, gosok gigi, evaluasi
tidur sejenak menemui esok pagi
walau pedih ku bersamamu kali ini
ku masih ingin melihatmu esok hari

bilas muka, gosok gigi, evaluasi
tidur sejenak menemui esok pagi
walau pedih ku bersamamu kali ini
ku masih ingin melihatmu esok hari

bilas muka, gosok gigi, evaluasi
tidur sejenak menemui esok pagi
walau pedih ku bersamamu kali ini
ku masih ingin melihatmu esok hari
Page 1 of 1
1