Download Kumpulan Lagu raisa

Album raisa

    Artis:
    Notice: Undefined variable: artist in /home/admin/web/webndewo.com/public_html/contents/themesDb/viomagz2/artist.php on line 71
    Judul:
    Notice: Undefined variable: track in /home/admin/web/webndewo.com/public_html/contents/themesDb/viomagz2/artist.php on line 72
    Album:
    Notice: Undefined variable: album in /home/admin/web/webndewo.com/public_html/contents/themesDb/viomagz2/artist.php on line 73
    Genre:
    Notice: Undefined variable: genre in /home/admin/web/webndewo.com/public_html/contents/themesDb/viomagz2/artist.php on line 74
    Ukuran:
    Notice: Undefined variable: size in /home/admin/web/webndewo.com/public_html/contents/themesDb/viomagz2/artist.php on line 75
    MB

Raisa Kembali

Raisa Kembali
bolehkah kulihat isi hatimu
dan lepaskan egomu
engkau sekeras batu selembut pelukan
membuatku rindu
kurindu mengenalmu

setinggi-tingginya diding hatimu
dan panasnya cemburuku
dapat lewati bila kau harus uji
izinkan ku bertahan
lelahkan kusisihkan

kembalilah...
runtuhkanlah
aku datang mencari dan ku takkan berhenti
kembalilah...
runtuhkanlah

ada cerita di balik matamu
yang tak kupahami hooo
tenggelam jauh ku di dalam duniamu
dan kutemukan rindu
kurindu mengenalmu

kembalilah...
runtuhkanlah
aku datang mencari dan ku takkan berhenti
kembalilah...
runtuhkanlah

ingatkah masa-masa kita dahulu
indah belum terlalu jauh di ingatan
masa-masa kita yang dulu indah
semua belum terlambat

kembalilah...
runtuhkanlah
aku datang mencari dan ku takkan berhenti
kembalilah...
runtuhkanlah

ingatkah masa-masa kita dahulu indah
belum terlalu jauh di ingatan
masa-masa kita yang dulu indah
semua belum terlambat

ingatkah masa-masa kita dahulu indah
semua belum terlambat

Raisa Nyawa Dan Harapan

Raisa Nyawa Dan Harapan
saat air lebih langka dari air mata
saat udara harus kau beli
saat bunga bunga tinggal cerita
akankah akhirnya kita sadari

saat senyuman lebih langka dari amarah
saat nyawa nyaris tak berharga
saat dunia merintih pedih
akankah akhirnya kita sadari

akan datang masa dimana kita
hanya mampu berkeluh dan menyesal
berharap doa dapat memutar waktu
percayalah waktu masih tersisa
percayalah hanya kita yang bisa
beri nyawa segala harapan

saat kejujuran sudah tak bersisa
saat manusia hidup tanpa hati
saat membenci terasa nyaman
saling menyakiti terlihat wajar

akan datang masa dimana kita
hanya mampu berkeluh dan menyesal
berharap doa dapat memutar waktu
percayalah waktu masih tersisa
percayalah hanya kita yang bisa
beri nyawa segala harapan

akan datang masa dimana kita
hanya mampu berkeluh dan menyesal
berharap doa dapat memutar waktu
percayalah waktu masih tersisa
percayalah hanya kita yang bisa
beri nyawa segala harapan

beri nyawa segala harapan
akankah akhirnya kita sadari...

Raisa Tentang Cinta

Raisa Tentang Cinta
cinta, apalah rasa hidup tanpa hadirnya
tetes keringat tanpa makna
waktu hanya akan berlalu tanpa warna
cinta, tak pernah benar-benar kita pahami, ohh
cinta, cinta, penuhi harimu dan penuhi waktumu
cinta, cinta, aliri darahmu, aliri jiwamu

cinta, apalah rasa hidup tanpa hadirnya
cinta, tak pernah benar-benar kita pahami,
cinta, cinta, penuhi harimu dan penuhi waktumu
cinta, cinta, aliri darahmu, aliri jiwamu
cinta, cinta, penuhi harimu dan penuhi waktumu
cinta, cinta, aliri darahmu, aliri jiwamu

diriku, hatiku, penuhi tutur dengan cinta
darahku, jiwaku, aliri slalu dengan cinta
sejauh ku bisa

cinta, cinta, penuhi harimu dan penuhi waktumu
cinta, cinta, aliri darahku, aliri jiwaku

Raisa Lagu Untukmu

Raisa Lagu Untukmu
Setiap ku mendengar kalimat
Sayang apa kabarmu
Sungguh remuk rasa hatiku
Buatku harus bertanya

Tak akan lama
Takkan ku ingkari lagi
Kan segera berlari
Tak perlu menunggu
Ku kan datang hari ini

Pulang ke pelukanmu
Tentramnya telinga
Yang mendengar tanpa menghakimi
Secangkir kopi hangat
Yang kita hirup berdua
Gurauan dalam petuahmu
Ibu Ibu Ibu aku rindu

Sungguh sulit buatmu percaya
Tiada yang berubah
Bulan yang terus silih berganti
Belum juga ku cium tanganmu

Tak akan lama
Takkan ku ingkari lagi
Kan segera berlari
Tak perlu menunggu
Ku kan datang hari ini

Pulang ke pelukanmu
Tentramnya telinga
Yang mendengar tanpa menghakimi
Secangkir kopi hangat
Yang kita hirup berdua
Gurauan dalam petuahmu
Ibu Ibu Ibu aku rindu

Hanya kau tempat
Dimana aku menjadi
Diriku sendiri

Pulang ke pelukanmu
Tentramnya telinga
Yang mendengar tanpa menghakimi
Secangkir kopi hangat
Yang kita hirup berdua
Gurauan dalam petuahmu
Ibu Ibu Ibu aku rindu
Ibu ku rindu
Page 1 of 1
1